Showing posts with label kanker. Show all posts
Showing posts with label kanker. Show all posts

Wednesday, 22 April 2015

Kurangi Risiko Kanker Tiroid Dengan Teh Chamomile

Channel Teh - Dalam sebuah penelitian tentang gaya hidup, ditemukan fakta bahwa kebiasaan mengkonsumsi teh chamomile dalam kurun waktu yang lama dapat mengurangi risiko seseorang terkena kanker tiroid.

Orang yang meminum teh chamomile dua sampai enam kali dalam seminggu dipercaya dapat meminimalisir sekitar 70 persen kemungkinan mereka untuk terkena kanker tiroid.

Pada penelitian tersebut juga ditemukan hubungan antara kanker tiroid dan konsumsi dua jenis teh herbal yang populer di Yunani yakni teh sage dan teh campuran yang dapat mengurangi kemungkinan kanker untuk berkembang.

“Teh chamomile mengandung antioksidan dan anti-inflamasi seperti polifenol dan flavonoid. Kandungan inilah yang mampu mengurangi sel kanker. Mengkonsumsi teh harus didukung dengan makanan dan pola hidup sehat,” papar seorang ahli endokrinologi di Klinik Cleveland, Ohio, dr. Betul Hatipoglu.

Wednesday, 18 March 2015

Rutin Minum Teh Kurangi Risiko Kanker

Channel Teh - SIAPA yang tidak kenal dengan teh, salah satu tanaman yang bisa dibuat untuk menjadi minuman yang sangat sehat untuk tubuh kita. Teh berasal dari daun pucuk teh, biasanya pohon teh sendiri tumbuh di daerah pegunungan berhawa dingin.

Teh yang berasal dari tanaman teh sendiri terdiri dari empat macam teh, seperti teh hitam, teh hijau, dan teh putih. Tapi apakah tanaman ini menyimpan khasiat teh yang sangat sehat baik untuk tubuh kita? Tentu saja teh memiliki khasiat yang sangat baik untuk kesehatan tubuh kita.

Sebuah studi baru di American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi flavonoid, jenis antioksidan yang berlimpah dalam teh, secara signifikan lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan endotel, kanker ovarium penyebab kelima kematian kanker di kalangan perempuan.

Peneliti mengamati kebiasaan makan lebih dari 170 ribu perempuan selama tiga dekade untuk mencapai kesimpulan ini. Temuan paling keren mereka, hanya mengonsumsi beberapa cangkir teh setiap hari dikaitkan dengan penurunan 31 persen terhadap risiko kanker mematikan ini.

"Mekanisme tidak sepenuhnya dipahami, tetapi sejumlah flavonoid memiliki sifat anti-inflamasi dan memiliki efek pada jalur sinyal sel," kata peneliti Aedin Cassidy, PhD, seperti dilansir laman Fox News, Selasa (17/3).

Jadi dengan mengonsumsi teh maka hal itu dapat mengurangi proliferasi kanker dan menginduksi apoptosis atau kematian sel yang disebabkan oleh kerusakan sel secara akut.

Mengingat bahwa kanker ovarium sangat mematikan, sepertinya pilihan yang bijaksana untuk kembali mengonsumsi teh. Tetapi jika Anda tidak suka teh, maka Anda dapat mendapatkan sumber flavonoid lain dari apel, anggur, blueberry, anggur merah, cokelat hitam, buah jeruk dan bawang.