Friday, 31 October 2014

Minum 3 Cangkir Teh Hijau Sehari Efektif Turunkan Tekanan Darah?

Minum kopi atau teh pagi ini? Teh dan kopi jadi minuman favorit banyak orang. Bukan hanya rasanya tetapi terutama karena khasiatnya.Teh terutam teh hijau kaya akan manfaat kesehatan.

Baru-baru ini penelitian di British Journal Noutrition menganalisis keterkaitan minuman teh dengan kesehatan. Dari 25 sampel acak yang diteliti, diungkap jika konsumsi teh hijau dalam jangka pendek tidak terlalu menimbulkan efek pada kesehatan terutama pada tekanan darah.

Efek teh hijau baru akan dirasakan jika dikonsumsi jangka panjang. Setelah 12 minggu, atau sekitar 3 bulan rajin mengonsumsi teh, sistolik (tekanan darah atas) dalam darah akan turun sekitar 2,6mmHg. Diikuti dengan angka diastolik (tekanan darah bawah) turun sekitar 2,2 mmHg.

Meskipun angkanya kecil, namun pengaruhnya cukup besar bagi kesehatan hati. Dengan menurunnya angka sistolik ini diindikasi juga mampu menurunkan risiko penyakit stroke sekitar 8%, penyakit arteri koroner sekitar 5%, bahkan penyakit lainnya yang berujung pada kematian sekitar 4%.

Teh hijau dikenal kaya akan antioksidan. Mengonsumsi teh hijau dipercaya mampu memberikan proteksi terhadap jaringan endotel karena pembuluh darah bekerja akan rileks bahkan melancarkan aliran darah.

Sayangnya, peneliti belum bisa memastikan berapa banyak cangkir teh hijau yang harus diminum agar mendapatkan manfaat maksimal. Namun, mereka menyarankan agar mengonsumsi 3 hingga 4 cangkir teh hijau sehari.

Mengonsumsi teh hijau, yang mulai banyak digemari, dipercaya akan memberikan hasil yang paling signifikan. Tentunya harus dikonsumsi rutin. Sedangkan khasiat teh hitam ada dalam urutan berikutnya.

Friday, 24 October 2014

Cuaca Ekstrim di Tiongkok Pengaruhi Rasa dan Khasiat Teh

Kondisi cuaca berpengaruh besar pada kualitas daun teh. Karenanya rasa teh yang diseduh berubah dipengaruhi cuaca. Demikian juga khasiatnya bagi kesehatan.

Perubahan rasa teh dirasakan oleh penggemar the di Tiongkok. Para peneliti baru-baru ini mengungkapkan karena peralihan musim hujan yang bisa menimbulkan reaksi kimia dalam the. Hal ini mengubah rasa tehh bahkan manfaatnya bagi kesehatan pun berubah.

Penelitian yang dipublikasikan di journal PLOS One mengungkap seberapa besar senyawa antioksidan ditemukan dalam daun yang sudah dipetik setelah tumbuh di daerah yang mengalami musim hujan yang ekstrim. Senyawa lainnya ditemukan untuk meningkatkan pasokan teh. 

Hal ini berakibat pada angka penjualan teh yang mengalami penurunan hampir setengahnya. Keadaan ini mengindikasikan jika konsumen tidak puas dengan rasa teh. 

Data dan sampel diolah dari berbagai jenis tumbuhan teh yang berasal dari bagian baratdaya Tiongkok. Kemudian diteliti oleh mahasiswa dari Montana State University, yang dipelopori Selena Ahmed dan rekan-rekannya.

Sample dikumpulkan dari daun yang tumbuh selama dua kali cuaca ekstrim yang terjadi. Musim kemarau dan musim hujan lalu dijadikan subjek analisis kimia.

Ahmed memperkirakan jika petani teh akan menghadapi kenaikan pendapatan yang berubah-ubah sesuai dengan perubahan intensitas musim kemarau dan musim hujan yang bergantung pada perubahan iklim.

‘Penelitian ini tidak hanya berlaku untuk teh, tapi juga untuk pangan dan tumbuhan obat lainnya yang mengalami perubahan baik dalam segi rasa, nutrisi. Bahkan khasiatnya juga berubah karena perubahan cuaca,” ungkap Ahmed. 

Nature World News melansir perubahan arah angin dan pergerakan atmosfer mempengaruhi munculnya hujan secara tiba-tiba. Baru-baru ini Tiongkok mengalami beberapa kali cuaca kering dan lembab. Hal ini memperburuk distribusi cadangan air yang menjadi tidak sama rata. Rupanya hal ini turut mengubah rasa teh yang dihasilkan.

Thursday, 23 October 2014

Teh Ini dapat Menurunkan Tekanan Darah

Penelitian menunjukkan bahwa kopi dapat melindungi terhadap kanker dan diabetes tipe-2. Sementara teh, menikmati reputasi selama bertahun-tahun sebagai pelindung jantung, dan penelitian baru yang dirilis Oktober 2014 dalam British Journal of Nutrition menunjukkan bahwa teh mungkin dapat menurunkan tekanan darah.

Para peneliti menganalisis 25 percobaan terkontrol secara acak. Mereka menemukan bahwa dalam jangka pendek, teh tampaknya tidak membuat perbedaan bagi tekanan darah. Tapi asupan teh jangka panjang memang memiliki dampak signifikan. Setelah 12 pekan minum teh, tekanan darah lebih rendah 2,6 mmHg sistolik dan diastolik 2,2 mmHg. Teh hijau memiliki hasil yang paling signifikan, sementara teh hitam di posisi berikutnya.

"Menurunkan tekanan darah sistolik sebesar 2,6 mmHg diharapkan dapat mengurangi risiko stroke sebesar 8 persen, angka kematian akibat penyakit jantung koroner dengan mortalitas 5 persen dan semua penyebab mortalitas 4 persen pada tingkat populasi," kata peneliti.

Teh diduga menawarkan perlindungan endotel dengan membantu pembuluh darah rileks, memungkinkan darah mengalir lebih bebas. Teh adalah sumber antioksidan yang tinggi yang telah dikaitkan dengan kesehatan jantung yang lebih baik.

Para peneliti tidak dapat menentukan jumlah optimal minum teh untuk mendapatkan manfaat, namun penelitian lain menunjukkan efek protektif pada 3 hingga 4 cangkir sehari. Para peneliti mengatakan mereka tidak melihat perbedaan dalam teh berkafein versus teh tanpa kafein.

"Ini adalah efek yang mendalam dan harus dipertimbangkan secara serius dalam hal potensi modifikasi diet untuk memodulasi risiko CVD (penyakit jantung)," ujar peneliti.

Tak Cuma Teh Hijau, Teh Lemon Juga Bisa Bantu Turunkan Berat Badan Lho

Memiliki cita rasa yang segar, teh lemon kerap menjadi pilihan favorit segala usia. Nah, tahukah Anda kalau teh lemon juga memiliki manfaat untuk membantu menurunkan berat badan secara alami?

Teh lemon termasuk dalam daftar minuman rendah kalori yang dapat membantu Anda mengontrol nafsu makan berlebih. Selain itu, teh lemon mengandung phytochemical yang membantu tubuh memerangi risiko penyakit seperti penyakit jantung, diabetes, kanker dan osteoporosis. Teh lemon juga memberi efek menenangkan dan meningkatkan sistem imun tubuh.

Selain itu, asam sitrat juga bersifat mengurangi penyerapan gula dari makanan, sehingga mengurangi jumlah gula yang diubah menjadi lemak. Yang pasti, hindari penambahan gula secara berlebihan. Karena jika terlalu banyak gula, bisa dipastikan jumlah kalorinya akan meningkat.

Fakta lainnya menyebutkan bahwa lemon sendiri membantu meningkatkan penyerapan cachetins, yang merupakan antioksidan dalam teh hijau. Nah, kombinasi lemon dan teh hijau bisa memberikan manfaat lebih. Teh ini dapat membuat tubuh menyerap cachetins tiga kali lebih cepat ke dalam aliran darah. Cachetins sendiri berfungsi untuk menghilangkan lemak perut.

Ya, penelitian mengatakan zat Epigallocatechin gallate (EGCG) yang ditemukan dalam teh hijau dapat mempercepat metabolisme tubuh, sehingga membantu membakar sekitar 70 kalori lebih banyak. Seduh daun teh hijau dalam air panas selama 2-3 menit untuk mendapatkan manfaat terbaiknya.

Menurut Dr Karl S. Kruszelnicki dari The University of Sydney, daun teh hijau tidak melalui proses oksidasi, sehingga daunnya mengandung senyawa fenolik non-oksidasi dan warnanya lebih 'terang'. Daun kering teh hijau berisi sekitar 19% protein dan asam amino, 33% serat dan karbohidrat, 7% lemak, 2% pigmen dan 5% mineral.

"Jika Anda pernah mendengar kafein dalam secangkir rata-rata memiliki 100 mg, maka kafein dalam secangkir teh hijau rata-rata adalah 20 mg," ungkap Kruszelnicki, seperti dikutip dari ABC Australia, Kamis (23/10/2014).

Wednesday, 22 October 2014

Wah, Teh Hijau Juga Bisa Turunkan Tekanan Darah

Jika Anda penggemar teh, maka pilihan Anda tepat. Teh tidak hanya memberikan ketenangan dan melindungi jantung, tetapi juga membantu menurunkan tekanan darah.

Melansir time, Penelitian terbaru yang diterbitkan di British Journal of Nutrition edisi Oktober telah menunjukkan salah satu manfaat teh, untuk menurunkan tekanan darah.

Para peneliti dalam studi ini menganalisa tekanan darah dan asupan teh. Mereka menemukan bahwa dalam jangka pendek, teh tampaknya tidak membuat perbedaan bagi tekanan darah. Tapi asupan teh jangka panjang memang memiliki dampak yang signifikan. Setelah 12 minggu minum teh, tekanan darah lebih rendah sebesar 2,6 mmHg sistolik dan 2,2 mmHg diastolik. Teh hijau memiliki hasil yang paling signifikan, sementara teh hitam menyusul di urutan berikutnya,

Perubahan kecil dalam tekanan darah dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap kesehatan. Menurunkan tekanan darah sistolik sebesar 2,6 mmHg akan diharapkan mengurangi risiko stroke sebesar 8%, angka kematian penyakit jantung koroner 5%.

Teh menawarkan perlindungan endotel dengan membantu pembuluh darah lebih rileks, sehingga memungkinkan darah mengalir lebih bebas. Ini adalah sumber antioksidan yang tinggi untuk kesehatan jantung yang lebih baik.

"Ini adalah efek yang mendalam dan harus dipertimbangkan secara serius dalam hal potensi modifikasi diet untuk memodulasi risiko CVD [penyakit jantung]," ujar penulis

Tuesday, 21 October 2014

Turunkan berat badan dengan minum teh lemon!

Teh lemon atau biasa disebut lemon tea adalah salah satu minuman menyegarkan yang mengandung vitamin dan digemari banyak orang. Namun selain itu, ternyata teh lemon juga memiliki manfaat lain untuk Anda yang sedang ingin menurunkan berat badan.

Penelitian mengungkap bahwa teh lemon bisa membantu menurunkan berat badan dengan mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi setiap harinya. Teh lemon juga mengandung phytochemical yang membantu mencegah berbagai macam penyakit seperti penyakit jantung, diabetes, kanker, dan osteoporosis.

Lantas, bagaimana teh lemon bisa menurunkan berat badan? Ini dia caranya, seperti dilansir oleh Health Me Up (21/10).

1. Stres
Vitamin C dalam lemon akan menurunkan tingkat hormon stres cortisol. Cortisol diketahui memicu penumpukan lemak pada perut bagi pria dan wanita. Ini karena stres akan memicu hormon tersebut dan membuat orang makan lebih banyak. Penelitian mengungkap bahwa wanita yang mengalami stres biasanya akan lebih mudah gemuk. Vitamin C yang didapatkan dari teh lemon akan membantu Anda mencegah penumpukan lemak dengan menurunkan tingkat stres.

2. Detoks tubuh
Asam sitrat dalam lemon bisa memperbaiki sistem pencernaan dan mengeluarkan racun dari ginjal serta lever. selain itu, asam sitrat ini juga akan mengatasi tingkat keasaman dalam sistem pencernaan. Asam sitrat penting untuk membuat tubuh berfungsi dengan baik yaitu dengan mencegah rasa kembung dan konstipasi. Teh lemon juga diketahui bisa menghilangkan kelebihan sodium yang menyebabkan perut kembung sekaligus menurunkan berat badan.

3. Lemak
Lemon meningkatkan penyerapan cachetins, yaitu antioksidan yang ada dalam teh hijau. Kombinasi lemon dan teh hijau akan membuat tubuh menyerap cachetins tiga kali lebih cepat pada aliran darah. Cachetins akan meningkatkan pembakaran lemak pada perut. Asam nitrat juga mengurangi penyerapan gula dari makanan, karena itu juga akan menurunkan jumlah gula yang terserap dan diubah menjadi lemak.

4. Kalori
Lemon teh tanpa gula dan krim memiliki sedikit kalori. Anda bisa meminumnya dalam jumlah banyak dan tak perlu khawatir dengan jumlah kalori yang dikonsumsi.

Itulah beberapa cara teh lemon bisa membantu Anda menurunkan berat badan. Namun sebelum minum teh lemon pastikan bahwa teh lemon yang Anda konsumsi tidak dicampur dengan gula, krim, atau susu. Baik es teh lemon atau teh lemon hangat memiliki khasiat yang sama untuk menurunkan berat badan. Namun pastikan hanya minum satu sampai dua cangkir per hari, jangan terlalu banyak.

Monday, 20 October 2014

Sakit Kepala, Minum Saja Teh Hitam Hangat untuk Menyembuhkan

Sering mengalami sakit kepala akibat stres dengan pekerjaan yang menumpuk, atau berbagai penyebab lainnya? Jangan langsung mengambil obat yang dijual bebas di warung untuk mengatasinya. Sakit kepalasebenarnya dapat diatasi dengan cara sederhana yaituminum teh.

Khususnya teh hitam, dikatakan dapat membantu menurunkan kadar hormon kortisol yang tinggi saat Anda sedang mengalami sakit kepala. Adanya kandungan zat polifenol di dalam teh hitam yang cukup tinggi, diklaim oleh peneliti sebagai zat yang berguna mengurangi nyeri di kepala.

Ditulis oleh situs womenshealth, penelitian yang diadakan di London, Inggris tersebut mengungkap khasiat dari teh hitam dengan polifenolnya itu yang ampuh mengurangi rasa nyeri disebabkan oleh sakit kepala. Ini jika Anda mengalami sakit kepala biasa tanpa tambahan mual.

Apabila Anda mengalami sakit kepala yang disertai mual dan sakit perut, maka teh hitam yang Anda konsumsi ada baiknya diberi tambahan jahe. Boleh jahe bubuk atau jahe alami yang Anda buat sendiri. Ini bermanfaat untuk mengurangi rasa mual dan sekaligus mengurangi pening.

“Teh dapat menenangkan sakit perut, sakit kepala dan menurunkan kadar stres,” tutur Direktur medisHeadache Center Manhattan, Susan Broner, MD.

Pusing atau sakit kepala juga disebabkan oleh dehidrasi atau kekurangan zat cair. Karena itu minum teh hangat akan membantu tubuh memulihkan kondisi kurang cairan tersebut sehingga rasa pusing berkurang. Memperbanyak minum memang salah satu cara alami lain menyembuhkan sakit kepala.

Jadi, setiap kali sakit kepala muncul maka perbanyak minum, terutama teh hitam atau teh hijau yang mengandung banyak polifenol.