Friday, 31 October 2014

Ini Jenis Teh Paling Baik Diminum di Pagi Hari

Teh memang minuman yang menyegarkan dan menenangkan. Namun, ada baiknya jika mulai memilih jenis teh yang benar-benar aman dikonsumsi di pagi hari.

Melansir foxnews, Zhena Muzyka, penulis buku“Life by the Cup: Ingredients for a Purpose-Filled Life of Bottomless Happiness and Limitless Success”mengaku mengkonsumsi teh berkafein sebanyak 5 cangkir dan secangkir teh herbal setiap harinya. Tetapi, untuk di pagi hari, dia memilih dua cangkir teh hitam atau teh oolong.

Khasiat teh hitam ini memang dikenal mampu melindungi jantung dan pembuluh darah.

"Aku akan minum teh oolong setelah sarapan. Oolong bersifat thermagenic, membakar lemak. Ini jenis teh yang terbukti paling ampuh membakar lemak," katanya.

Dia juga menyarankan minum teh oolong sebelum pergi ke gym supaya makin bersemangat.

Suhu Air yang Tepat untuk Seduh Teh

Mengonsumsi teh dengan benar tidak bisa sembarangan. Ada tata cara yang benar agar kita tidak kehilangan manfaat kesehatan dari teh.

Seperti disampaikan Ketua Bidang Promosi Dewan Teh Indonesia, Ratna Somantri bahwa teh normalnya diseduh dengan suhu 70 derajat. Tapi hal ini tergantung juga dari jenis teh.

"Teh hitam bisa disiram air yang hampir mendidih. Teh hijau, oolong, teh putih 70-80 derajat celsius. Tapi beberapa jenis teh hijau bisa disajikan dengan air dengan suhu 50 derajat celsius," kata Ratna, Rabu (29/10/2014).

Dalam suhu tersebut, kata Ratna, seseorang dapat merasakan rasa dan manfaat kesehatan dari teh. Bila Anda tidak percaya, coba saja bandingkan. Teh yang menggunakan air panas 100 derajat Celsius itu rasanya pasti pahit. Tapi kalau 70 derajat Celsius tidak akan.

Sebelum Tidur Jangan Konsumsi Teh Hijau

Khasiat teh hijau yang bisa membantu konsentrasi, sebaiknya diminum di pagi hari. Sebab bila dikonsumsi sebelum tidur, maka akan mengganggu waktu istirahat Anda.

Begitu disampaikan Ketua Komunitas Pecinta teh sekaligus Ketua Bidang Promosi Dewan Teh Indonesia, Ratna Somantri, Rabu (29/10/2014).

"Teh hijau bisa membuat seseorang susah tidur karena kandungannnya bisa membantu konsentrasi maka teh ini sebaiknya dikonsumsi di pagi hari," kata Ratna.

Kendati demikian, kata Ratna, bila Anda ingin mengonsumsi teh hijau di pagi hari, Anda harus sarapan terlebih dahulu. "Jangan minum teh hijau saat perut kosong karena merangsang asam lambung. Tapi jika Anda merasa agak enek, biasanya bisa diatasi dengan makan manis. Makanya upacara minum teh di Jepang, selalu ada sajian makanan manis untuk memastikan perutnya tidak kosong."

Lebih Baik Konsumsi Teh Panas atau Dingin?

Lazimnya teh memang disajikan dalam suhu hangat. Tapi jangan salah, mengonsumsi es teh juga tidak ada salahnya. Tenang, manfaat teh tidak akan hilang selama cara membuat dan mengonsumsinya benar.

Seperti disampaikan Ketua Komunitas Pecinta teh sekaligus Ketua Bidang Promosi Dewan Teh Indonesia, Ratna Somantri bahwa menikmati teh juga bisa disajikan dingin.

"Teh itu bisanya disajikan panas. Tapi mungkin karena kita tinggal di negara tropis, di Jakarta, siang itu panas. Jadi bisa minum dingin pakai es," katanya, Rabu (29/10/2014).

Tapi ingat, kata Ratna, agar khasiat teh tidak hilang maka Anda harus rela menunggu untuk menikmatinya. Ratna menerangkan, pertama-tama Anda bisa memasukkan teh oolong ke dalam wadah dan tambahkan air dingin. Biarkan teh selama 4 jam hingga siap disajikan.

"Tunggu sampai teh oolong berwarna kemerahan seperti champagne. Tanpa gula, asalkan langsung diminum, khasiat atau manfaat teh tidak akan hilang," jelasnya.

Ratna menambahkan, jika ingin menikmati teh dingin, ia memberikan tips untuk menambahkan es batu yang terbuat dari air teh sehingga tidak mengencerkan teh yang telah dibuat.

Simak Cara Menikmati Teh yang Benar dari Ahlinya

Menikmati tidak bisa sembarangan. Selain harus dicampur dengan suhu air yang pas, minum teh juga harus disegerakan agar kita dapat menfaat kesehatan dari antioksidan yang tinggi.

Begitu disampaikan Ketua Komunitas Pecinta teh sekaligus Ketua Bidang Promosi Dewan Teh Indonesia, Ratna Somantri, Kamis (30/10/2014).

Lebih jelasnya, berikut langkah-langkah menyajikan dan minum teh benar menurut Ratna:

1. Suhu air harus pas

Teh hitam bisa disiram air yang hampir mendidih. Teh hijau, teh oolong, teh putih dicampur air dengan suhu 70-80 derajat celsius (jangan dimasak di air mendidih). Tapi beberapa jenis teh hijau dari Jepang biasanya disajikan dengan air dengan suhu 50 derajat celsius," kata Ratna. 

Dalam suhu tersebut, kata Ratna, seseorang dapat merasakan rasa dan manfaat kesehatan dari teh. Bila Anda tidak percaya, coba saja bandingkan. Teh yang menggunakan air panas 100 derajat Celsius itu rasanya pasti pahit. Tapi kalau 70 derajat Celsius tidak akan.

2. Peralatan teh baiknya dari keramik

Menikmati teh ada baiknya di cangkir berbahan keramik. Selain bisa mengetahui suhu air yang pas, bahan ini juga bisa membuat aroma dan sajian teh menjadi kuat.

"Besi, logam akan memengaruhi rasa. Untuk menyeduh baiknya menggunakan peralatan keramik. Tapi yang penting, pastikan sebelum digunakan cangkir dan epralatan lainnya bersih. Kalau teko dari tanah liat, jangan sekali-kali dicuci pakai sabun. Gunakan saja teko tanah liat sesering mungkin agar aroma tehnya semakin berasa," katanya.

3. Perhatikan cara menuang air ke dalam teh

Ratna mengatakan, air yang akan digunakan untuk membuat teh, harus dituang dengan cara memutar. "Ini karena air memberi tekanan, kalau ditaruh di satu titik, nanti daun teh pecah. Kalau daun teh patah, rasanya bisa pahit. Inilah sebenarnya teh itu nggak ada yang pahit, kecuali salah cara buatnya."

4. Perhatikan cara minum teh

Mungkin di Indonesia, minum teh tidak dibarengi dengan upacara khusus seperti di Jepang. Karena disini, keutamaan teh sering diabaikan dan menganggap teh hanya sebagian kecil dari suatu obrolan.

Tapi bila Anda ke Jepang atau Cina, ada tata cara khusus untuk menikmati teh. Caranya, setelah teh jadi, sebelum diminum, teh harus dihirup dulu aromanya. Menikmati aroma teh ini juga ada filosofinya, salah satunya menghargai si pembuat atau pemetik daun teh. Setelah itu, teguk teh sebanyak 3 kali.

Dengan begitu, Ratna melanjutkan, semua orang bisa merasakan manfaat relaksasi dari minum teh tanpa harus pergi ke Jepang atau Cina.

"Teh itu tujuannya relaksasi. Tapi kalau di Jakarta, mungkin terburu-buru waktu jadi kita sering memaksa suhu dan buru-buru meminumnya. Padahal teh memiliki khasiat yang membuat kita menjadi lebih kalem, rileks," ungkapnya

6 Fakta tentang teh hijau yang wajib diketahui

Teh hijau adalah salah satu jenis teh yang paling populer. Dikenal sebagai salah satu minuman yang sehat, teh hijau memang mengandung banyak antioksidan dan sangat bermanfaat untuk kesehatan. Meski begitu, masih banyak yang tak mengetahui fakta-fakta penting terkait teh hijau.

Jangan mengaku penggemar teh hijau jika belum mengetahui fakta-fakta menarik yang wajib diketahui tentang teh hijau berikut ini, seperti dilansir oleh Daily Health Post (29/10).

1. Sedikit kafein
Ya, teh hijau juga mengandung kafein. Tetapi jangan terburu-buru antipati dengan minuman yang satu ini. Teh hijau mengandung lebih sedikit kafein. Jika Anda berniat untuk mengurangi konsumsi kafein, coba minum teh hijau. Teh hijau bisa dikonsumsi saat dingin, panas, manis, atau tidak. Ketika mengganti secangkir kopi dengan teh hijau Anda sudah mengurangi asupan kafein hingga dua pertiga.

2. Melancarkan pernapasan
Teh hijau mengandung dua alkaloid bernama theobromine dan theophylline yang memiliki struktur molekul sama seperti kafein. Theobromine merangsang jantung dan sedikit bersifat diuretik. Meski begitu zat ini diketahui bisa mencegah batuk dan melegakan otot pada sistem pernapasan. Sementara itu, theophylline baik untuk melemaskan otot bronkus yang melancarkan pernapasan.

3. Meningkatkan fungsi kognitif
Ada satu zat istimewa yang terdapat dalam teh hijau, yaitu asam amino L-theanine. Zat ini diketahui memiliki efek yang baik untuk rangsangan mental dan kemampuan fokus seseorang. Asam amino ini meningkatkan serotonin dan dopamin pada otak, serta memberikan perlindungan terhadap otak, meningkatkan kemampuan kognitif, daya ingat, dan kemampuan belajar. L-theanine yang dipadukan dengan kafein secukupnya pada teh akan membuat efeknya dua kali lipat lebih besar.

4. Kafein dalam teh tak membuat gelisah
Ada orang-orang yang sensitif terhadap kafein hingga mengonsumsi kopi bisa membuat mereka merasa gelisah dan cemas. Gejala ini disebut juga dengan istilah coffee jitters. Namun hal ini tak berlaku untuk teh hijau, meski teh hijau mengandung kafein. Teh hijau memberikan manfaat baik dari kafein, yaitu membuat Anda fokus dan tetap waspada, namun tanpa efek samping seperti yang ditawarkan oleh kafein pada kopi.

5. Manfaat hebat
Teh hijau memiliki banyak antibiotik alami dan klorofil di dalamnya bisa digunakan sebagai penyegar napas. Stimulan dalam teh hijau meningkatkan metabolisme dan baik digunakan untuk membantu menurunkan berat badan. Antioksidan di dalamnya pun membantu mencegah peradangan dan menurunkan risiko penyakit jantung.

6. Teh hijau tanpa kafein
Ada jenis teh hijau tanpa kafein yang bisa dikonsumsi jika Anda ingin sepenuhnya menghilangkan kafein. Namun berhati-hatilah ketika memilih jenis teh hijau yang satu ini. Karena dalam prosesnya, teh hijau yang dihilangkan kafeinnya seringkali ditambahkan bahan kimia seperti ethyl asetat atau karbondioksida. Jika ingin menghilangkan kafein dalam teh Anda bisa menggunakan cara alami yaitu dengan merebusnya selama tiga menit. Meski tak menghilangkan semua kafein di dalamnya, namun kafein akan hilang hingga 85 persen. Ingatlah juga bahwa proses penghilangan kafein, dengan cara apapun, juga ikut menghilangkan sebagian nutrisi pada teh hijau.

Itulah beberapa fakta menarik seputar teh hijau yang wajib diketahui. Kini Anda tahu apa saja manfaat yang bisa diberikan oleh teh hijau, seperti pada kadar kafein di dalamnya, dan apa yang harus dilakukan jika ingin menghilangkan kafein dalam teh hijau.

Minum 3 Cangkir Teh Hijau Sehari Efektif Turunkan Tekanan Darah?

Minum kopi atau teh pagi ini? Teh dan kopi jadi minuman favorit banyak orang. Bukan hanya rasanya tetapi terutama karena khasiatnya.Teh terutam teh hijau kaya akan manfaat kesehatan.

Baru-baru ini penelitian di British Journal Noutrition menganalisis keterkaitan minuman teh dengan kesehatan. Dari 25 sampel acak yang diteliti, diungkap jika konsumsi teh hijau dalam jangka pendek tidak terlalu menimbulkan efek pada kesehatan terutama pada tekanan darah.

Efek teh hijau baru akan dirasakan jika dikonsumsi jangka panjang. Setelah 12 minggu, atau sekitar 3 bulan rajin mengonsumsi teh, sistolik (tekanan darah atas) dalam darah akan turun sekitar 2,6mmHg. Diikuti dengan angka diastolik (tekanan darah bawah) turun sekitar 2,2 mmHg.

Meskipun angkanya kecil, namun pengaruhnya cukup besar bagi kesehatan hati. Dengan menurunnya angka sistolik ini diindikasi juga mampu menurunkan risiko penyakit stroke sekitar 8%, penyakit arteri koroner sekitar 5%, bahkan penyakit lainnya yang berujung pada kematian sekitar 4%.

Teh hijau dikenal kaya akan antioksidan. Mengonsumsi teh hijau dipercaya mampu memberikan proteksi terhadap jaringan endotel karena pembuluh darah bekerja akan rileks bahkan melancarkan aliran darah.

Sayangnya, peneliti belum bisa memastikan berapa banyak cangkir teh hijau yang harus diminum agar mendapatkan manfaat maksimal. Namun, mereka menyarankan agar mengonsumsi 3 hingga 4 cangkir teh hijau sehari.

Mengonsumsi teh hijau, yang mulai banyak digemari, dipercaya akan memberikan hasil yang paling signifikan. Tentunya harus dikonsumsi rutin. Sedangkan khasiat teh hitam ada dalam urutan berikutnya.